Pengertian dan Kemukjizatan Al-Qur'an
Al-Qur’an secara bahasa berasal dari kata qara’a yang berarti menghimpun atau mengumpulkan bacaan. Secara istilah, Al-Qur’an adalah firman Allah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad saw., bersifat mukjizat, ditulis dalam mushaf, diriwayatkan secara mutawatir, dan membacanya bernilai ibadah. Al-Qur’an juga disebut Al-Kitab, Al-Furqan, dan Al-Dzikr.
Perbedaan Al-Qur’an dengan Hadits Qudsi terletak pada lafal dan periwayatannya. Al-Qur’an lafaz dan maknanya dari Allah serta diriwayatkan mutawatir, sedangkan Hadits Qudsi maknanya dari Allah tetapi lafaznya bukan mukjizat dan kebanyakan diriwayatkan secara ahad. Kemukjizatan Al-Qur’an dibuktikan melalui tantangan kepada orang Arab untuk menandingi Al-Qur’an, sepuluh surah, hingga satu surah saja.
Kemukjizatan Al-Qur’an meliputi keindahan bahasa, kandungan sastra yang unik, berita gaib yang terbukti benar, serta ilmu dan hikmah yang mendalam. Walid bin Mughiroh pun mengakui kehebatan bahasa Al-Qur’an. Secara umum, mukjizat Al-Qur’an terbagi menjadi tiga, yaitu mukjizat bahasa, mukjizat ilmiah, dan mukjizat tasyri’ (perundang-undangan).
Komentar
Posting Komentar